Pariwara

Dibalik Penulisan Nominal 1K, Ini Latar Belakangnya

TRAVELLER BOY - Sebagai praktisi online, ada kalanya saya menawarkan jasa ke blogger lain berupa wallpaper theme versi blogspot. Selain menyebutkan jasa yang ditawarkan, saya pun selalu menulis harga atau biaya dari jasa tersebut baik dalam bentuk $ (US Dollar) maupun IDR (Indonesian Rupiah). Karena bilangan IDR lebih banyak angka nolnya maka saya ganti dengan huruf K. Misalnya harga IDR 98.000,- saya tulis IDR 98K atau IDR 15.000 cukup ditulis IDR 15K.

Bagi saya, selain lebih simpel, penulisan huruf K setelah angka cenderung terlihat elegan. Meski sesekali terselip rasa khawatir kalau-kalau nanti ada yang belum paham maksud huruf K tersebut. Namun ternyata kekhawatiran ini tak terbukti. Mayoritas pembaca sudah paham bahwa huruf K posisinya sebagai pengganti 1000 (ribuan).

Pertanyaannya, mengapa huruf K dipakai untuk menyatakan bilangan ribuan, bukan huruf lainnya seperti F, S atau Z misalnya? Berikut sedikit penjelasan singkatnya.

Huruf K sejatinya merupakan singkatan dari kata Kilo, di mana kata ini berasal dari bahasa Yunani Chilioi, yang artinya ribuan. Konon huruf K yang dipakai untuk menyingkat ribuan ini sudah digunakan sejak tahun 1940an pertengahan. Ya tujuannya itu tadi, selain lebih singkat juga bisa menghemat space.

Jadi sudah paham kan sekarang jika melihat tulisan 2K, 12K, 20K, 200K atau 2000K? 2K berarti 2000, 12K berarti 12.000, 20K berarti 20.000, 200K berarti 200.000 dan 2000K berarti 2.000.000 (dua juta). Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama ya.

Demikian sekilas info tentang asal muasal penulisan huruf K sebagai pengganti ribuan. Oia, bagi Anda yang ingin menambah wawasan lainnya, seputar website dan blog misalnya, bisa membaca artikel Direktori Situs Pendukung Bagi Para Blogger yang ada di blog ini.

Posting Komentar

0 Komentar