Pariwara

Konon Cinta dan Sayang itu Beda Lho, Jangan Dibaca Nanti Malah Bingung

TRAVELLER BOY - Setiap mahluk hidup yang bernyawa, entah itu hewan apalagi manusia, tentu mempunyai rasa cinta dan sayang yang menyertainya. Keduanya, cinta dan sayang, cenderung lebih mudah dirasakan daripada didefinisikan. Lebih gampang dipraktikkan daripada ditulis sebagai teori di buku-buku. Bukannya paham malah bingung sendiri jadinya.

Seperti dalam kamus Merriam Webster disebutkan bahwa cinta itu didefinisikan sebagai rasa sayang yang ditujukan untuk seseorang dan bersifat konstan. Cinta mempunyai kedudukan lebih di atas yang namanya sayang. Alasannya, proses terjadinya cinta berawal dari rasa suka yang dipupuk dan kemudian berkembang. Bingung gak? Kalau iya berarti sama, kita satu server.

Lain lagi dengan kamus Oxford. Di sana disebutkan bahwa sayang ialah suatu perasaaan yang lembut dan berbalut dengan ketulusan. Tidak ada sedikitpun harapan untuk mendapatkan balasan. Sayang lebih cenderung mengarah pada keikhlasan mengingat proses ini biasanya dilandasi logika dan naluri. Sayang juga dianggap termasuk respon diri seseorang sebagai perwujudan empati, perhatian dan kepedulian. Sifat sayang ini lebih umum dan bisa diberikan ke siapa saja. Tidak khusus untuk satu personal atau pribadi. Paham gak? Pahamlah meski sedikit.

Cinta

Cenderung tertuju pada sosok atau seseorang yang istimewa. Lazimnya berkaitan dengan lawan jenis atau pasangan. Sebagai analoginya, konon kita tak mungkin cinta pada seseorang bila sebelumnya tak ada perasaan suka disertai interaksi. Sebaliknya, jika ada interaksi sebelumnya maka nantinya bisa tumbuh yang namanya cinta. Alhasil, mereka yang mencintai seseorang maka dianggap pasti juga menyayanginya. Hmm, betulkah itu Ferguso?

Sayang

Cenderung tumbuh secara alami dan sering tidak dibatasi waktu serta keadaan. Mengarah pada keikhlasan dan ketulusan sehingga lazimnya ditujukan pada keluarga, orang tua dan atau teman. Sebagai misal, rasa sayang dari seorang ibu ke anak-anaknya. Tanpa pamrih dan tanpa harapan mendapatkan balasan. Bisa juga ketika kita punya teman karib sejak kecil yang dulu sering bermain bersama hingga beranjak dewasa. Ada semacam rasa sayang bak saudara sendiri. 

Kesimpulannya, meski ada kepedulian dan ketulusan, mereka yang menyayangi konon belum tentu mencintai. Kalau sekedar memastikan seseorang baik-baik saja maka itu sebatas menyayangi. Adapun jika sudah punya keinginan untuk memiliki maka itulah yang dinamakan cinta. Ha.. ha.. ha.. bisa aja.

Demikian sekilas uraian singkat mengenai perbedaan antara cinta dan sayang. Oia, untuk Anda yang ingin menambah wawasan lainnya seputar otomotif misalnya, bisa membaca artikel Cara Menghilangkan Bau Interior Mobil Baru yang ada di blog ini.

Posting Komentar

0 Komentar